Sabtu, 24 Juli 2021

Selama Latihan Mandiri, PS Sleman Sulit Pantau Performa Pemain

SMOL.ID, SLEMAN – Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, tim PS Sleman meliburkan pemain dan mengharuskan latihan secara mandiri. Sebagai orang yang bertugas memonitor dan meningkatan performa pemain, Kepala Departemen Football Performance PS Sleman Jan Saragih mengakui kesulitan mengetahui perkembangan permainan timnya terutama untuk menghadapi kompetisi Liga 1.

“Menilai performance pemain di masa latihan mandiri ini memiliki tantangan yang sangat sulit dan tersendiri,” kata Jan, dikutip dari laman resmi klub, Jumat.

Meurutnya, Kebijakan PPKM Darurat sangat mempengaruhi proses latihan tim PS Sleman. Program yang telah dijalankan untuk persiapan menghadapi Liga 1 musim 2021, tiba-tiba harus berhenti di tengah jalan dan pemain diliburkan.

Selama libur, para pemain skuad Super Elang Jawa diminta berlatih mandiri di tempat tinggal mereka masing-masing. Kondisi sekarang ini harus dijalani dengan sabar, dan menjadi tantangan sendiri jika dirnya harus menganalisis permainan tim dari jarak jauh.

Sepak bola adalah permainan tim bukan permainan individu sehingga aspek-aspek dalam sepak bola sangatlah erat hubungannya antara satu aspek dengan aspek lain.

“Jadi, kita tidak bisa menilai dalam satu aspek saja, gim menjadi parameternya. Bagaimana pemain dapat mengeksekusi perannya dengan baik atau menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di dalam tim sesuai strategi dan game plan yang sudah diberikan oleh pelatih,” tegasnya.

Jsn saragih hanya bisa berpesan kepada semua tim untuk tetap disiplin menerapkan prokes dan menjaga kesehatan. Semua pemain harus kembali dalam kondisi bugar dan fit tanpa ada yang terkena covid-19. Dengan kodisi yang baik, para pemain bisa melakukan persiapan dengan cepat melanjutkan program dari pelatih kepala.(lin/smol/ant)

TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

LAINNYA